Darul Arqam Madya, IMM AR Fakhruddin kota yogyakarta 2012

A. Persyaratan Peserta


1. Persyaratan Umum
  • memiliki track record yang baik dalam lkatan.
  • Sudah mengikuti perkaderan Darul Arqam Dasar (DAD) yang disertai dengan bukti Syahadah perkaderan atau surat keterangan telah mengikuti DAD dari Pimpinan Cabang terkait
  • Mendapat Rekomendasi dari pimpinan DPD IMM terkait dan diserahkan paling lambat tgl 11 Mei 2012 sebelum pelatihan via e-mail: immarfahrudin@yahoo.com
    Kontak person :
    Sisca Damayanti : 087798806156
    Reza Al Afsyar : 0857 4734 3500
    Hening T. Indah : 0877 3734 0010
  • Mengikuti screening test untuk ditetapkan sebagai peserta Darul Arqom Madya (DAM).
  • Bersedia mengikuti acara perkaderan dari awal sampai selesai.
  • Membayar uang (kontribusi peserta) SWP sebesar Rp. 75.000.
  • Pengumunan seleksi administrasi dumumkan tanggal 12 Mei 2012 dapat di akses melalui : FB : immarfahrudin@yahoo.com Atau Blog : immarfahrudin.blogspot.com
  • Bagi peserta dari Yogyakarta screnning akan dilaksanakan pada tanggal 20 -23 Mei 2012.
  • Bagi peserta dari luar Yogyakarta screnning akan dilaksanakan pada tanggal 26 Mei 2012 (detail waktu lihat jadwal).
2. Persyaratan Khusus
  • Mengisi Formulir yang telah di sediakan oleh Tim Instruktur, Formulir bisa di download di sini
  • Membuat makalah sebanyak 5 lembar : tulisan berbentuk analisis atau pengayaan wacana intelektual dengan mengambil tema yang sesuai dengan materi DAM. Menggunakan font 12 Garamond 1,5 spasi
  • Mereview buku : mengambil salah satu judul buku dibawah ini (syarat dan ketentuan penulisan harus sesuai dengan ketentuan mereview buku).
  • Membawa buku bacaan minimal 5 buah
  • Formulir dan makalah bisa dikirim ke email immarfahrudin@yahoo.com paling lambat tanggal 11 mei 2012
JUDUL BUKU YANG HARUS DIREVIEW (Pilih salah satu)
1. Ali Asghar Engener. Islam dan Teologi Pembebasan. Yogyakarta, Pustaka Pelajar
2. Kuntowijoyo. Paradigma Islam Interpretasi Untuk Aksi. Jakarta. Mizan
3. Fazlur Rahman. Islamic Mehologi in History. Pakistan. Islamic Reseach Intsitute Islamabad.
4. Abdurrahman Wahid. Islamku Islam Anda Islam Kita. Jakarta. The Wahid Institute. 2006 (download pdf)
5. M. Abdul Halim Sani. Manifesto Gerakan Intelektual Propetik. Yogyakarta. Samudera Biru. 2011

SYARAT DAN KETENTUAN REVIEW BUKU
A. Ketentuan :
  • Biografi penulis buku : latar belakang kehidupan, latar belakang pendidikan dan guru, penghargaan yang diperoleh, karya lainnya dst.
  • Abstraksi : gambaran besar apa saja ide yang ingin disampaikan oleh penulis buku dan pereview
  • Kegelisahaan akademik : kenapa buku tersebut lahir (bisa diberikan contoh kasus).
  • Telaah buku/telaah pustaka : menjelaskan secara singkat masing-masing Bab dan Sub Bab yang ada dalam buku. Bisa menggunakan referensi lain (jika dibutuhkan dalam penjelasannya)
  • Kritik analisis : Kritik pereview terhadap buku yang direview. Baik berupa dukungan atau bantahan terhadap teori dan analisis yang ada dalam buku
  • Kontribusi buku : kontribusi buku berbagai aspek (akademik/non akademik)
  • Kesimpulan pereview
B. Syarat ;
  • Setiap ada kutipan yang lebih dari 3 baris harap dipadatkan menjadi 1 spasi (sesuai dengan penulisan ilmiah). Instruktur tidak akan mentolerir peserta yang dalam makalah dan reviewnya meng-copy paste dari sumber tanpa menyebutkan sumber yang dikutip.
Catatan :
  • Membayar SWO sebesar Rp. 125.000,-
  • Menyerahkan pas photo ukuran 3 x 4 sebanyak 3 lembar.
  • Batas akhir pengumpulan persyaratan DAM pada hari Jum’at tanggal 11 Mei 2012 pukul 00.00 dikirim via e-mail dalam bentuk soft copy.
  • Peserta yang tidak lolos di umumkan tgl 12 mei 2012
  • Panitia tidak menyediakan akomodasi peserta
  • untuk proposal bisa didownload disini
Materi – materi DAM (pilihan tema makalah)
  • Islam dan teologi pembebasan
  • Gerakan rosulullah menuju masyarakat madani
  • Study kritis pemikiran islam
  • Gerakan KH ahmad dahlan dan perubahan social
  • Sosiologi dan antropologi masyrakat Indonesia
  • Hegomoni kapitalisme Indonesia
  • Pergolakan gerakan mahasiswa
  • Pola kepemimpinan A.R fahrudin
  • IMM sebagai kepemimpinan intlektual
  • Analisa wacana
  • Networking dan lobbying

Tiran


(pers release aksi penolakan kenaikan BBM IMM Cabang AR Fakhruddin Kota Yogyakarta Senin, 26 maret 2012)

Dengan wajah yang berbeda, tiran selalu memiliki banyak cara untuk hadir dalam kehidupan. Dulu, ia berperan dengan topeng penjajah kolonial. Ia juga pernah menjelma menjadi sosok Hitler dan Stalin yang telah membunuh jutaan korban. Di negeri ini, belum hilang dari ingatan sejarah kelam 32 tahun kita dipimpin rezim orde baru yang bertindak sewenang-wenang.

Seberbeda apapun, selalu ada sebuah kesamaan diantara mereka. Kebaikan dan kepentingan yang lebih besar digunakan sebagai dalih untuk melakukan penindasan. Ditambah satu ciri yang lain, tangisan penderitaan tak lagi didengar dan nurani diabaikan.

Belum lama bangsa ini menikmati euforia reformasi, sejarah kembali berulang. Laku menindas dan kesewenang-wenangan kembali terjadi. Lagi, harga minyak yang menjadi penggerak mesin perekonomian dan kehidupan rakyat dinaikan. Penyelamatan APBN menjadi alasan, subsidi harus dicabut dan tak mengapa rakyat menjadi korban.

Sebuah alasan, atau hanya dalih kebohongan? Pemerintah terus mengatakan bahwa BBM harus dinaikan karena harga minyak bumi internasional beringsut naik. Sebuah pernyataan yang harus dipertanyakan tentunya.

Mungkin asumsi itu benar, jika seluruh kebutuhan minyak bumi kita 100% dari impor. Tapi faktanya, produksi minyak kita mencapai 930 ribu barel per hari. Kita “hanya” mengimpor minyak 300ribu barel per hari. Sehingga asumsinya, harga BBM yang mengikuti harga minyak global tidak seluruh kebutuhan kita, melainkan 300 ribu barel tersebut.

Sekian lama kita dicuci otak dan dibuat lupa kalau kita masih memproduksi minyak bumi. Menurut perhitungan oleh ekonom Kwik Kian Gie, tidak benar jika subsidi pemerintah meningkat. Pemerintah telah mengatakan hal yang tidak benar kepada rakyat dengan mengatakan mengeluarkan uang tunai sebesar Rp. 126 triliun. Mereka malah mengambil untung dari penjualan BBM Rp. 97,939 triliun per tahun (sebagai dana bagi hasil APBN). Dengan menaikkan premium menjadi Rp. 6.000 per liter, pemerintah akan mendapat keuntungan yang lebih besar lagi, Rp. 192,455 triliun.

Itu merupakan perhitungan ekonomi murni, tanpa mempertimbangkan persoalan-persoalan lain termasuk mengenai mafia minyak di Pertamina. PT. Petral, anak perusahaan yang bergerak di bidang distribusi minyak, diduga kuat memainkan harga minyak nasional. Dan tentu saja rakyat yang akan dirugikan. Belum lagi persoalan korupsi yang sedang mennimpa petinggi-petinggi partai berkuasa. Tak hanya mencederai, ditengah krisis keteladanan dan kepemimpinan nasional, perasaan rakyat akan semakin hancur lebur jika harga BBM jadi dinaikan.

Entah apa yang ada di pikiran pemimpin (baca: presiden) kita. Mungkin kegalauan dan ke’alay’an telah benar-benar merasuk ke dalam benaknya. Dengan tatapan mata yang datar, retorika yang penuh keluh kesah, mimik wajah yang pesimis, dan pidato yang membosankan, tergambar jelas masa depan negeri kita yang penuh dengan kusuraman.

Perhitungan harga BBM adalah penuh kebohongan sehingga tidak boleh dinaikan. Lantas, apa yang bisa kita lakukan? Pesimis dan putus asa jelas bukan pilihan. Terus lawan dan tetap berjuang. Sejarah pasti berpihak pada kebenaran, dan cepat atau lambat para tiran pasti akan tumbang.

Bersama aksi ini, IMM Cabang AR Fakhruddin kota Yogyakarta dengan menuntut dan menyatakan sikap:

  1. Tolak kenaikan harga BBM
  2. Transparansi dalam perhitungan penentuan harga BBM
  3. Cabutan UU Migas nomor 22 tahun 2001
  4. Bubarkan PT.Petral dan usut tuntas mafia minyak di Pertamina
  5. Nasionalisasi eksplorasi migas nasional yang dikuasai asing
  6. Tolak SPBU asing di Indonesia
  7. Menyerukan kepada seluruh rakyat dan elemen mahasiswa untuk turun ke jalan dan menyuarakan aksi penolakan kenaikan harga BBM
Demikian pernyataan sikap ini kami buat. Jika tuntutan kami tidak ditanggapi dan dipenuhi, kami akan turun aksi kembali dengan masa aksi yang jauh lebih besar.

BillaahiFiiSabiililHaq
FastabiqulKhairaat

Indonesia, Sebuah Nama

oleh: Noor Afif Fauzi

Mengindonesia adalah mitos tentang sebuah nama
prosesi menjadi kita

sebuah nama,
yang tak pernah kita peduli dari siapa
yang sering kita lupa untuk apa

Mengindonesia adalah ritual melawan lupa
pekerjaan menyembuhkan luka

Sebuah cerita,
melacak setapak sejarah
meretas jalan sebuah kisah

Menjadi Indonesia adalah bertanya
apakah kita pantas menjadi bangsa?
apakah kita layak merdeka?

Indonesia adalah sebuah doa
semoga kita tak lupa
kita pernah melangkah bersama
sebagai manusia
tanpa peduli nama

MASIH SAUDARA KITA

Oleh : Junaedy Elektro 2011

Malam gelap bertabur bintang
Rintik hujan menambah dinginnya malam
Tubuh ini terbaring dalam kehangatan
Yang larut….dalam kesunyian

Mendekat tengah malam
Terlelap dalam impian
Mendekat sepertiga malam
Terbangun dari impian

Bangun, bangun, bangunlah
Do’akan mereka yang tertimpa musibah
Kehilangan keluarga, teman, impian, anak, kebahagiaan
Yang hilang ditelan cobaan

Tangis…tangis mereka
Rintihan mereka, harapan mereka
Tertuju kepada kita kalau kau tahu
Tak harus dari harta, namun juga do’a mereka harapkan

Bangun-bangunlah
Sepertiga malam do’a kan dikabulkan

 
IMM AR Fakhruddin : Facebook , Facebook Page
Copyright © 2011-2012 IMM PC AR. Fakhruddin All Rights Reserved.
Design by Bidang SBO PC Ar fakhruddin Kota Yogyakarta